Kamis, 16 Juni 2016

RS. Universitas Muhammadiyah Malang Dan Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono

Standard
Rumah Sakit UMM terletak di Jl. Tlogomas sekitar 800 meteran dari kampus III UMM dan terletak sebelah timur terminal Landungsari Berdiri diatas tanah seluas 9 hektare dan memiliki bangunan utama setinggi 6 lantai dan beberapa bangunan gedung penunjang setinggi 5 lantai dan gedung rawat inap setinggi 3 lantai. Bentuk bangunan yang megah dan mewah dengan ciri khas arsitektur bernuansa tiongkok, menjadikan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang ini mudah dikenali. Rumah Sakit UMM terbuka untuk umum tidak hanya kalangan mahasiswa UMM dan Dosen saja yang bisa kesana tapi masyarakat sekitar bisa datang untuk berobat dan check kesehatan kesana juga. Rumah sakit ini memiliki pasilitas yang lengkap bahkan alat yang canggih dari luar negri yang dimana rumah sakit tersebut adalah rumah sakit terbaik di jawa timur. 

Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono adalah Masjid bernuansa Tiongkok yang satu ini benar benar istimewa, karena dibangun bukan oleh komunitas Muslim Tionghoa Indonesia tapi justru dibangun oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Ketika Universitas Muhammadiyah Malang berencana membangun sebuah Rumah Sakit lengkap dengan fasilitas Masjid, Rektorat UMM memutuskan untuk memprioritaskan pembangunan masjid agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, dan setelah beberapa kali berganti design ahirnya diputuskan untuk membangun sebuah masjid dengan arsitektur Tiongkok.

Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono terletak di dalam Komplek Rumah Sakit Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang di Jl. Tlogomas, sekitar 500 meter dari kampus III Universitas Muhammadiyah Malang.
Komplek rumah sakit tempat dimana Masjid tersebut dijadikan pusat pelayanan kesehatan yang menjangkau semua lapisan masyarakat. Dengan sistem subsidi silang, masyarakat kurang mampu akan disubsidi untuk mendapatkan pelayanan yang layak. Selain itu, RS UMM juga diharapkan menjadi pusat riset medis untuk mengembangkan keilmuan kedokteran, keperawatan dan farmasi, pusat rehabilitasi sosial, bahkan tidak menutup kemungkinan ada pusat rehabilitasi ketergantungan narkoba.

0 komentar :

Posting Komentar